Breaking News
Loading...

New Acura

Gallery

news acura

Recent Post

Senin, 04 November 2013
no image

penyakit penyakit yang berasal dari akhlak kita

berikut ini beberapa artikel yang saya kutip dari blog sebelah , karena menurut saya sangat bermanfaat buat kita semua, 
oya sahabat yang dirahmati allah subhanawata'ala dibawah ini artikel yang mungkin bermanfaat..


thalasemia: [thalasemia apa saja], penyakit ini berhubungan dengan sum-sum tulang belakang, biasanya anak kecil yg menderita ini. hal ini berkaitan dengan kedua orangtuanya yg memiliki sifat pemarah yg kuat dan jika sudah marah dia diam yg sangat kuat pula.


sakit pada kaki/lutut kiri: disebabkan ada sesuatu yg diinginkan tetapi ngotot... [walahualam]


jantung: hal ini berhubungan dengan ego kita.

jantung - klep bocor: hal ini berhubungan dengan marah yg dipendam, kemudian dinasehati tidak mau mendengar


sesak nafas: berhubungan juga dengan marah yg disimpan/dipendam


maag: berhubungan dengan sering marah-marah/ngomel di keluarga.


hepatitis: [hepatitis a atau b sama aja], penyakit ini disebabkan kita memiliki dendam yg berkepanjangan


paru-paru: hampir sama dengan jantung, penyakit ini biasanya orangnya pendiam tapi emosian


susah bicara [padahal tadinya bisa bicara]: berhubungan dengan orang yang jengkel tapi tidak diungkapkan/tidak dibicarakan.


selain itu ada pula penyakit lainnya yg bukan berhubungan dengan emosi, antara lain:


gangguan pada mata: berhubungan dengan suka meremehkan orang lain


sakit kepala berat: berhubungan dengan pikiran. misalkan diajak berdiskusi tapi berpikir kemana-mana. atau seorang pendiam yg pemikir berat.


penyakit-penyakit tersebut pada dasarnya bukan dialami karena sifatnya yg baru tapi karena akhlak yg mereka lakukan itu sudah lama dilakukan. sehingga Allah memberi teguran di masa tuanya atau kepada anaknya. atau ketika si anak sudah menikah [biasanya berhubungan kejengkelan kepada orang tua yg dipendam]. sebelum kita jatuh sakit, lebih baik mencegahnya bukan? jagalah hati kita, jagalah akhlak kita, jangan suka emosi, jangan mendendam, rajinlah berwudhu, rajinlah membaca Al Qur'an, sering bertobat, dan maafkanlah kesalahan orang lain pada kita.



Sakit ginjal:
jika seseorang sudah berkeluarga mengeluhkan penyakit ini, ia sesungguhnya ingin melakukan kebaikan pada keluarganya tapi ia takut [kaku untuk menceritakan] dengan suami/istrinya. Karena itu janganlah takut [ragu/kaku] untuk melakukan kebaikan, lebih baik dikatakan/dilahirkan. “saya gak habis pikir, kok bisa ya dititipi sakit/teguran juga? – namun sesungguhnya Allah lah yg lebih tau yg terbaik bagi hambaNya”.
Jika sesorang belum berkeluarga dititipi sakit ini, maka ia sebenarnya sudah melihat kejahatan terjadi di depannya [pada lingkungan sekitar/keluarganya] namun ia tidak mampu menegur/tidak mampu menyampaikan ayat Allah Subhana Wata’ala. Dengan kata lain, ia diam saja [lain dengan cuek ya…].

Sakit pada rahim/myom:
Biasanya jengkel [jengkel yg dipendam] kepada suami, jika ia berkeluarga atau kepada orangtua, jika ia belum berkeluarga. Kalopun sebelumnya menikah punya keluhan pada rahim juga, coba koreksi apakah pernah jengkel kepada kedua orangtuanya atau salah satunya? Banyak beristigfar ya… dan coba melakukan hal-hal yg tidak disukai atau menghindari kejengkelan dg sering berpikir positif, minta pada Yang Maha Pengasih Penyayang menumbuhkan rasa kasih sayang pada diri kita, dan minta kepada Yang Maha Lembut untuk menurunkan sifat lembut pada kita, suami dan orangtua.

Sakit pada mata kiri:
Melihat sesuatu/seseorang hanya keburukaaaan saja atau su’udzan. Istigfar yah…

Polip:
Ini biasanya terjadi pada seseorang yg pendiam tapi sering berpikir terlalu berat, kemudian ada sesuatu yg ingin disampaikan tapi gak bisa dikeluarkan. Istigfar juga yah…

Ada benjolan di telinga kiri [atau sakit pada telinga kiri hingga bagian dagu]:
Adalah orang-orang yg mudah tersinggung. ‘usahakan jangan mudah tersinggung lagi ya, belajar untuk ikhlas’
Kalau sakit telinga kanan:
Adalah orang-orang yg tidak mau mendengar nasehat.

Sakit pada kaki:
Hal-hal yang berhubungan dengan emosi, keras kepala [kaku], misal ada sesuatu yg diinginkan kemudian menyuruh seseorang memakai otot, maksa/ingin segera dilaksanakan dan marah jika tidak langsung dilaksanakan. Ck ck…

Jika ada anak yg belum akil baligh mengalami hal ini, coba cek ahlak orangtuanya, ayah atau ibunya [atau keduanya] pernahkan berbuat seperti tersebut di atas? Jika ia, segera memohon ampun kepada Allah Subhana Wata’ala dan minta supaya anaknya disembuhkan. Selain berdoa dengan kekuatan penuh, kita ubah akhlak kita, mengerjakan solat tepat waktu, mengerjakan sunnah2 Rosul dan bersedekah dengan niat ikhlas
.


no image

7 ciri orang 'sok tahu' bagus untuk intropreksi diri

 7 ciri orang 'sok tahu'  bagus untuk intropreksi diri , sahabat yang dirahmati allah ..
sudah lama saya tidak update blog ini lagi , semoga artikel berikut ini bermanfaat buat sahabat semuanya.
berikut ini ada artikel yang berjudul  7 ciri orang 'sok tahu'  bagus untuk intropreksi diri ,,yang saya ambil dari blog mbak http://luveducky.blogspot.com , karena bagus2 artikelnya makanya saya sampaikan juga disini ..
silahkan membaca dan dipahami .

1. Enggan Membaca
Ketika disuruh malaikat Jibril, "Bacalah!", Rasulullah Saw. menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Lalu malaikat Jibril menyampaikan lima ayat pertama yang memotivasi beliau untuk optimis. Adapun orang yang 'sok tahu' pesimis akan kemampuannya. Sebelum berusaha semaksimal mungkin, ia lebih dulu berdalih, "Ngapain baca-baca teori. Mahamin aja sulitnya minta ampun. Yang penting prakteknya 'kan?" Padahal, Allah pencipta kita itu Maha Pemurah. Ia mengajarkan kepada kita apa saja yang tidak kita ketahui.

Disisi lain, ada pula orang Islam yang terlalu optimis dengan pengetahuannya, sehingga enggan memperdalam. Katanya, misalnya, "Ngapain baca-baca Qur'an lagi. Toh udah khatam 7 kali. Mending buat kegiatan lain aja." Padahal, Al-Qur'an adalah sumber dari segala sumber ilmu, sumber 'cahaya' yang tiada habis-habisnya menerangi kehidupan dunia. Katanya, misalnya lagi, "Ngapain belajar ilmu agama lagi, toh sejak SD hingga tamat kuliah udah diajarin terus." Padahal, 'ilmu agama' adalah ilmu kehidupan dunia-akhirat.

2. Enggan Menulis
Orang yang sok tahu terlalu mengandalkan kemampuannya dalam mengingat-ingat dan menghafal pengetahuan atau ilmu yang diperolehnya. Ia enggan mencatat. "Ngerepotin," katanya. Seolah-olah, otaknya adalah almari baja yang isinya takkan hilang. Padahal, sifat lupa merupakan bagian dari ciri manusia. Orang yang sok tahu enggan mencatat setiap membaca, menyimak khutbah, kuliah, ceramah, dan sebagainya. Padahal, Allah telah mengajarkan penggunaan pena kepada manusia.

Di sisi lain, ada pula orang yang kurang mampu menghafal dan mengingat-ingat pengetahuan yang diperolehnya, tapi ia merasa terlalu bodoh untuk mampu menulis. "Susah," katanya. Padahal, merasa terlalu bodoh itu jangan-jangan pertanda kemalasan. Emang sih, kalo nulis buat orang lain, kita perlu ketrampilan tersendiri. Tapi, bila nulis buat diri sendiri, bukankah kita gak bakal kesulitan nulis 'sesuka hati'? Apa susahnya nulis di buku harian, misalnya, "Tentang ciri sok tahu, lihat al-'Alaq!"?

3. Membanggakan Keluasan Pengetahuan
Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya dengan memamerkan betapa ia banyak membaca, banyak menulis, banyak mendengar, banyak berceramah, dan sebagainya tanpa menyadari bahwa pengetahuan yang ia peroleh itu semuanya berasal dari Allah. Ia mengira, prestasi yang berupa luasnya pengetahuannya ia peroleh berkat kerja kerasnya saja. Padahal, terwujudnya pengetahuan itu pun semuanya atas kehendak-Allah.

Mungkin ia suka meminjam atau membeli buku sebanyak-banyaknya, tetapi membacanya hanya sepintas lalu atau malah hanya memajangnya. Ia merasa punya cukup banyak wawasan tentang banyak hal. Ia tidak merasa terdorong untuk menjadi ahli di bidang tertentu. Kalau ia menjadi muballigh 'tukang fatwa', semua pertanyaan ia jawab sendiri langsung walau di luar keahliannya. Ia mungkin bisa menulis atau berbicara sebanyak-banyaknya di banyak bidang, tetapi kurang memperhitungkan kualitasnya.

4. Merendahkan Orang Lain Yang Tidak Sepaham
Bagi orang Islam yang sok tahu, siapa saja yang bertentangan dengan pendapatnya, segera saja ia menuduh mereka telah melakukan bid'ah, sesat, meremehkan agama, dan sebagainya. Bahkan, misalnya, sampai-sampai ia melarang orang-orang lain melakukan amal yang caranya lain walau mereka punya dalil tersendiri. Ia menjadikan dirinya sebagai "Yang Maha Tahu", terlalu yakin bahwa pasti pandangan dirinyalah satu-satunya yang benar, sedangkan pandangan yang lain pasti salah. Padahal, Allah Swt berfirman: "Janganlah kamu menganggap diri kamu suci; Dia lebih tahu siapa yang memelihara diri dari kejahatan." (an-Najm [53]: 32)

Muslim yang sok tahu cenderung menganggap kesalahan kecil sebagai dosa besar dan menjadikan dosa itu identik dengan kesesatan dan kekafiran! Lalu atas dasar itu dengan gampangnya ia mengeluarkan 'vonis hukuman mati'. Padahal, dalam sebuah hadits shahih dari Usamah bin Zaid dikabarkan, "Barangsiapa mengucapkan laa ilaaha illallaah, maka ia telah Islam dan terpelihara jiwa dan hartanya. Andaikan ia mengucapkannya lantaran takut atau hendak berlindung dari tajamnya pedang, maka hak perhitungannya ada pada Allah. Sedang bagi kita cukuplah dengan yang lahiriah."

5. Menutup Telinga dan Membuang Muka Bila Mendengar Pendapat Lain
Orang yang sok tahu tidak memberi peluang untuk berdiskusi dengan orang lain. Kalau toh ia memasuki forum diskusi di suatu situs, misalnya, ia melakukannya bukan untuk mempertimbangkan pendapat yang berbeda dengan pandangan yang selama ini ia anut, melainkan untuk mengumandangkan pendapatnya sendiri. Ia hanya melihat selayang pandang gagasan orang-orang lain, lalu menyerang mereka bila berlainan dengannya. Ia tidak mau tahu bagaimana mereka berhujjah (berargumentasi).

Di samping itu, orang yang sok tahu itu bersikap fanatik pada pendapat golongannya sendiri. Seolah-olah ia berseru, "Adalah hak kami untuk berbicara dan adalah kewajiban kalian untuk mendengarkan. Hak kami menetapkan, kewajiban kalian mengikuti kami. Pendapat kami semuanya benar, pendapat kalian banyak salahnya." Orang yang terlalu fanatik itu tidak mengakui jalan tengah. Ia menyalahgunakan aksioma, "Yang haq adalah haq, yang bathil adalah bathil."

6. Suka Menyatakan Pendapat Tanpa Dasar Yang Kuat
Muslim yang sok tahu gemar menyampaikan pendapatnya dengan mengatasnamakan Islam tanpa memeriksa kuat-lemahnya dasar-dasarnya. Ia suka berkata, "Menurut Islam begini.... Islam sudah jelas melarang begitu...." dan sebagainya, padahal yang ia ucapkan sesungguhnya hanyalah, "Menurut saya begini.... Saya melarang keras engkau begitu...." dan seterusnya. Kalau toh ia berkata, "Menurut saya bla bla bla....", ia hanya mengemukakan opini pribadinya belaka tanpa disertai dalil yang kuat, baik dalil naqli maupun aqli.

7. Suka Berdebat Kusir
Jika pendapatnya dikritik orang lain, orang yang sok tahu itu berusaha keras mempertahankan pandangannya dan balas menyerang balik pengkritiknya. Ia enggan mencari celah-celah kelemahan di dalam pendapatnya sendiri ataupun sisi-sisi kelebihan lawan diskusinya. Sebaliknya, ia tekun mencari-cari kekurangan lawan debatnya dan menonjol-nonjolkan kekuatan pendapatnya. Dengan kata lain, setiap berdiskusi ia bertujuan memenangkan perdebatan, bukan mencari kebenaran.

Demikianlah beberapa ciri orang yang sok tahu menurut surat al-'Alaq dalam pemahamanku. Dengan mengenali ciri-ciri tersebut, semoga kita masing-masing dapat melakukan introspeksi dan memperbaiki diri sehingga kita tidak menjadi orang yang sok tahu. Aamien.

Sumber : Al Qur'an Dan Al Hadits.

Oleh : Ruly Wiharnoto
yahya.ayyash@mail

Read more: http://luveducky.blogspot.com/2008/12/luvislam-7-ciri-orang-sok-tahu.html#ixzz2jkJhcsFr
Minggu, 29 September 2013
no image

Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea

Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea  - sahabat yang dirahmati allah subhana wata'ala, udah beberapa hari saya tidak post lagi , untuk postingan kali ini saya akan bagikan kepada sahabat semuanya, yaitu tentang Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea,mungkin ini langkah awal untuk memulai mempromosikan produk sahabat semua , untuk situs sosial media yaitu Like Fanpage FB.
di postingan ini saya sedikit mengulas tentang Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea, yang mungkin bermanfaat buat sahabat semuanya, berikut ini informasi yang saya kutip dari situs Jogja Idea 

Jasa Like Fanpage FB Facebook Jogja Idea

Media Jejaring Sosial saat ini memang dikenal dengan cukup populer di indonesia,  salah satunya yaitu Facebook. Total pengguna facebook di Indonesia sendiri adalah lebih dari 50.000.000 ( lima puluh juta ) orang dan jumlah ini akan terus bertambah di setiap hari nya. sedangkan di dunia, indonesia menduduki peringkat 3 sebagai pengguna facebook terbanyak.
Untuk itu, Facebook bisa menjadi salah satu alternatif untuk membawa bisnis anda go nasional bahkan internasional karena dengan facebook anda dapat meberitahukan kepada teman teman anda atau bahkan orang yang mungkin anda tidak kenal sekalipun dengan cara  yang sangat mudah.
Sebagai media sosial dengan total pengguna terbesar di dunia. facebook memberikan fasilitas kepada user untuk membuat halaman fans atau biasa disebut dengan Fanspage. dengan menggunakan fanpage inilah, para pebisnis mulai mengenalkan segala jenis  usaha / produknya melalui Online. namun yang menjadi masalah adalah fanpage sendiri tidak dapat melakukan invite atau add friend. orang yang menjadi Fan Halaman Facebook adalah berdasarkan dari kemauan mereka sendiri untuk melakukan sebuah Like ke Halaman Fanpage Facebook kita. dengan begitu, Sebuah halaman akan sia sia apabila tidak kita manfaatkan secara optimal.

Apa Kelebihan Kami Dibanding Dengan Jasa Like Fanpage Facebook Lain ?

Cara yang kami lakukan adalah murni natural (bukan BOT) dan tidak melanggar Kebijakan Facebook
100% Like dari akun asli orang Indonesia dan bisa di target berdasarkan ( usia, wilayah, jenis kelamin )
Garansi 100% uang kembali apabila jumlah like kurang atau tidak sesuai dengan apa yang sudah disepakati antara Jogja Idea dan Anda.
Konsultasi gratis selama anda sudah menjadi client kami
Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea 300x106  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea
ok kalau saya mau dan ingin bergabung, untuk Jasa Like Fanpage Facebook, bagaimana caranya, berikut ini apa bila teman teman ingin menghubungi Jasa Like Fanpage Facebook jogja idea.

Kontak jasa like fanpage facebook  jogja idea

websitenya bisa kunjungi di JOGJA IDEA IT DEVELOPMENT
tlp  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
mail  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
ym  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
bb  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
fb  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
Telp / SMS
Email
Yahoo Messenger
Blackberry Messenger
Facebook Fanpage
087838905200
support@jogjaidea.com
  Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jogja Idea Jasa Like Fanpage FB Jasa Like Fanpage Facebook
29219CB8
Jogja Idea Development

Selasa, 27 Agustus 2013
Blog Sutopo

Blog Sutopo

Sahabat di rahmati allah subhanawata'ala kali ini blog kumpulan ustad akan berbagi sedikit tentang review blog sutopo.com.
nah di postingan  ini saya hanya memberi tahukan kepada sahabat semua apabila ingin mendapatkan informasi lebih anda bisa berkunjung di blog

Download Free Software Game Ebooks Movies Music

Blog Sutopo
Blog Sutopo 

blog tersebut pemiliknya bernama sutopo yaitu saya sendiri , sahabat semua bisa baca artikel di blog tersebut baik untuk menambah wawasan atau sekedar informasi ,
tema blog yang saya ulas sangat banyak baik berupa download software maupun download game dan lain sebagainya..
terima kasih kepada sahabat semua yang masih berkunjung dan senang membaca blog ini , insya allah kalau ada waktu saya akan post lagi kajian dari ustad yusuf mansur 
amin..
jazakumullah..

tautan blog sutopo.com

no image

3 hal penting dalam kehidupan ini



Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak bisa kembali:
1. Waktu
2. Kata-kata
3. Kesempatan
Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang dalam hidup:
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran
Ada 3 Hal yang paling berharga dalam hidup:
1. Kasih sayang
2. Keluarga dan teman
3. Berbuat kebajikan
Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:
1. Kekayaan
2. Kesuksesan
3. Mimpi
Ada 3 Hal yang akan membentuk karakter seseorang:
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras
Ada 3 Hal yang bisa membuat kita sukses:
1. Imajinasi
2. Kemauan
3. Ketekunan
Rabu, 21 November 2012
no image

JALAN BERSEDEKAH YUSUF MANSUR


Tengoklah surat Al An’aam ayat 160 yang berbunyi, “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat, maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”
Dari penjabaran ayat tersebut, Allah telah berjanji akan melipatgandakan segala bentuk amal perbuatan baik kita. Bahkan sampai sepuluh kali lipatnya. Apakah kita pantas meragukan firman Allah SWT tersebut?
Melengkapi rangkaian roadshownya ke berbagai daerah di Sumatra, Senin, 30 Mei 2005 lalu, Ustad Yusuf memenuhi undangan salah satu pejabat Pulau Batam, H. Soerya Respationo, SH.

Soerya, yang merupakan salah satu calon wakil gubernur ini (berpasangan dengan calon gubernur H. Nyat Kadir) dan istrinya Dra. Rekaveny adalah pasangan suami istri yang dikenal dermawan di Batam. Mereka tak pernah sungkan menggelontorkan sejumlah uang dari kocek untuk membantu wong cilik. Bahkan Soerya mendapat julukan “Bapak Wong Cilik”
Konon bisa sampai ratusan juta rupiah uang yang mereka alokasikan untuk membantu wong cilik Batam, setiap bulannya. Dan mereka melakukannya tanpa pilih-pilih dan tanpa pamrih. Mungkin itu sebabnya harta yang mereka miliki seolah tak habis sampai tujuh turunan.
Merasa memiliki kesamaan konsep dengan Ustad Yusuf Mansur, maka melalui Majelis Taklim Humairah yang dipimpin oleh Rekaveny sendiri, mereka sengaja mengundang ustad pemilik pesantren Daarul Quran ini.

Perhelatan besar ini termasuk mendadak. Kebetulan Yusuf Mansur sedang di kawasan Sumatra, alangkah baiknya jika ia bisa singgah di Batam. Tapi kala itu keluarga Soerya-Venny sedang sibuk sosialisasi di masyarakat Kepri (Kepulauan Riau). Niat baik Yusuf sempat ditunda sehabis Pilkada. Tahunya Venny tetap menyelipkan hal ini di sela rapat Majelis Taklimnya. Acara yang sedianya akan diadakan kecil-kecilan, berkembang menjadi besar di Masjid Raya Batam.
Langsung Venny dan anak buahnya mengatur semua, termasuk membuat undangan dan diumumkan di Batam Post sehari sebelumnya. Alhamdulillah sambutan jamaah luar biasa, masjid disesaki ratusan ibu-ibu untuk mendengar taushiyah ustad baby face ini.
Dalam taushiyahnya itu, Ustad Yusuf menuturkan sebuah kisah yang membuka mata dan hati kita akan makna

sedekah

. Dahulu kala ada seorang Imam yang bernama Hasan Basri. Suatu hari ia kedatangan enam orang tamu. Namun sayangnya ia hanya mempunyai sebuah roti untuk disuguhkan. Tentu saja tak mungkin membagi sebuah roti itu untuk keenam tamunya.
Tidak mau pusing, sang imam lantas memerintahkan pembantunya untuk menyedekahkan roti itu pada tetangganya yang lebih membutuhkan. Tak lama kemudian datanglah seorang tamu lagi sambil membawa dua buah roti untuk Hasan Basri, tapi ditolaknya!
“Roti ini pasti salah alamat, ini bukan untukku.” Jawab imam singkat, membuat tamu yang membawa roti tadi bingung dan pulang. Pembantu sang imam lantas bertanya, mengapa ia yakin sekali roti itu bukan untuknya.

“Karena kalau roti itu memang untukku, jumlahnya pasti sepuluh, bukan dua!” jawabnya lagi dengan tenang. Di tengah keheranan si pembantu, tamu yang membawa roti tadi kembali, kali ini telah menambahkan roti hadiahnya menjadi sepuluh buah. Rupanya sebelum pulang tadi, ia sempat mengetahui kalau sang imam sedang kedatangan tamu.
“Nah, ini benar untukku,” terima imam dengan senang hati. Maka kesepuluh roti tadi dibagikan kepada keenam tamunya, pembantunya, seorang anaknya, dan dua sisanya disimpan.

Dari kisah tersebut Allah telah menunjukkan betapa maha kayanya Dia. Allah pasti akan memberikan balasan setimpal atas perbuatan baik kita. Bahkan ustad Yusuf yakin benar kalau dalam waktu tujuh hari kita akan merasakan “hasil” dari

sedekah

kita.
“Banyak kejadian yang membuktikan itu. Dengan

sedekah

hutang menjadi lunas, miskin menjadi kaya, susah menjadi senang, masalah mendapat solusi.” Bebernya semangat.
Dari perjalanannya ke berbagai daerah, ustad ganteng yang suka memakai baju putih ini banyak menemukan fenomena keajaiban

sedekah

. Ketika sore harinya, menjelang Magrib, taushiyah dilanjutkan di kediaman Soerya, di kawasan Duta Mas, ustad Yusuf lalu menuturkan beberapa kisah ajaib itu.
Ada seorang temannya yang bernama Mubalighun. Suatu ketika ia ditimpa masalah berat. Karena selalu berhutang dan dikejar debt collector, istrinya tidak tahan dan minta cerai. Nah, pada suatu malam senin, dia merasa dunia akan kiamat baginya, karena pada keesokan harinya rumahnya akan disita, istrinya menunggu di pengadilan agama, dan anak sulungnya akan dikeluarkan dari sekolah akibat terlalu lama menunggak bayaran.

“Pokoknya Mubalighun depresi berat dan bahkan berniat bunuh diri malam itu juga,” paparnya. Untungnya dia cepat beristighfar akan niat buruknya itu. Semalaman dia merenung dan teringat masih punya simpanan sekitar tiga ratus ribu rupiah. Mengingat janji Allah di surat Al An’aam itu, malam itu juga ia bagikan uang itu pada fakir miskin.
Masya Allah, esok paginya tanpa disangka ia kedatangan teman lamanya yang menawarkan pekerjaan, bahkan menyediakan dana awal sampai 25 juta rupiah. Dana yang lebih dari cukup untuk melunasi hutang-hutangnya dan menyelamatkan rumahnya dari sitaan. Tak disangkanya lagi, sepulangnya dari bank untuk menerima uang itu, tiba-tiba istrinya sudah ada di rumah bersama anak bungsunya.
Singkat cerita hari itu juga permasalahan Mubalighun selesai. Rumah tetap dimiliki, istri tak jadi menuntut cerai, dan anak sulungnya bisa tetap bersekolah. Padahal hanya 300 ribu rupiah yang disedekahkan Mubalighun, tapi lihatlah hasilnya, malah tak sampai tujuh hari.
Ada juga kisah seorang tukang bubur yang mengorbankan uangnya untuk biaya pengobatan orang tuanya. Apa yang terjadi? Begitu angka tabungannya di sebuah bank mencapai lima juta rupiah, ia mendapat hadiah sebuah mobil Mercy.

“Begitu banyak keajaiban yang terjadi gara-gara

sedekah

. Makanya sekarang jangan ragu

sedekah

. Jangan mikir uang tinggal sedikit, sedekahin saja. Justru semakin berat kita menyerahkan sejumlah uang untuk

sedekah

, Insya Allah balasan Allah semakin dasyat!”
Memang patokan tujuh hari itu tidak mutlak. Semua tetap tergantung Allah. Bisa lebih lama, bahkan lebih cepat. Tapi umumnya begitu. Syaratnya buka mata lebar-lebar untuk “merasakan” hasil

sedekah

itu.
Yang jelas, faedah

sedekah

ada empat, yaitu dapat menolak bala, mendatangkan rezeki, menyembuhkan penyakit, dan memanjangkan umur. “Kalau sampai tujuh hari kita merasa tidak mendapat apa-apa, bisa jadi kita dipanjangkan umur,” tambahnya lagi penuh keyakinan.
Dalam kesempatan ini, Ny. Hasyimah, istri H. Nyat Kadir, membenarkan fenomena keajaiban

sedekah

. Suatu hari dalam sebuah acara ia ingin menyumbang sejuta, tapi entah kenapa rasanya berat sekali mengeluarkan uang itu. Akhirnya ia hanya menyumbang 500 ribu, namun apa yang didapatnya? Sejak itu ada saja uangnya keluar untuk berbagai keperluan. Jumlahnya sampai berlipat. Andai saja ia jadi menyumbang sejuta, ia yakin keadaannya tak akan seburuk itu.

Sedekah</> Untuk Membangun Usaha Spiritual


Gaya ceramah ustad yang satu ini memang agak lain. Biasanya penceramah muncul dari depan atau samping panggung, ia justru datang dari belakang, menyapa jamaah paling belakang dan berjalan ke podium. Biasanya ia muncul sepuluh menit sebelum acara dimulai. Dan gaya orasinya san> gat provokatif, berapi-api, membakar semangat, membuat yang mendengarnya ingin langsung bertindak.
Dalam berceramah, ia tak hanya berdiri kaku di mimbar, ia akan berjalan menghampiri penonton dan berdialog dengan mereka. Suasananya jadi dialogis dan akrab. Itulah sebabnya acara tersebut lebih tepat diadakan di ruangan tertutup dan tanpa kehadiran anak kecil.
“Karena saya membutuhkan kefokusan mereka. Dengan hadirnya anak kecil yang lari-lari misalnya, sudah beda konsentrasinya,” jelasnya.
Ia juga kerap melengkapi taushiyahnya dengan simulasi dan permainan, supaya lebih menarik dan menghibur. Tapi hasilnya luar biasa. Jangan heran kalau sekali ceramah di hotel berbintang, bisa ratusan juta terkumpul untuk

sedekah

.

“Yang nggak bawa uangpun tidak sungkan menyerahkan hp, jam tangan, perhiasan, cek, bahkan tak jarang banyak yang menenteng tangan saya menuju ATM,” ujarnya tertawa.
Uang dan barang yang terkumpul itu lalu ia serahkan ke panitia setempat untuk disumbangkan pada yang membutuhkan. Itu sengaja ia lakukan agar ia tak dicap sebagai ustad pembawa uang

sedekah

.
Setiap insan perlu mempelajari ilmu

sedekah

. Meskipun terdengar sederhana dan simpel, tapi sedekah mampu membangun usaha spiritual. Walaupun terdengar tak lazim tapi sedekah mampu membersihkan harta yang kita miliki dan mampu menggolkan proyek yang kita incar, Insya Allah.
Ambillah contoh, anda sebagai seorang pengusaha sedang mengincar sebuah proyek. Biasanya dalam dunia bisnis, orang suka main sikut sana-sikut sini, menyogok, atau memakai uang pelicin. Sekarang gantilah sogokan anda dengan membiayai seribu anak yatim piatu dan anak jalanan. Kalau kita boleh bergurau sama Allah, istilahnya kita menyogok-Nya. Insya Allah proyek itu gol. Karena Allah yang memiliki dunia dan seisinya, maka berharaplah dari-Nya, jangan dari manusia. Apa yang bisa manusia berikan pada kita?
Sekarang bayangkanlah keuntungan yang akan anda dapatkan jika berhasil dalam suatu hal, maka langsung saja 2,5%nya disedekahkan dimuka. Misalnya anda akan memperoleh seratus juta, maka sebelum memperoleh keuntungan itu, gelontorkanlah uang dari kocek anda sejumlah dua setengah juta rupiah untuk sedekah. Tidak besar, kan?

Kalaupun setelah sedekah, proyek anda tetap gagal, yakinlah ada hikmah dibalik itu dan yakinlah Allah akan menggantinya dalam bentuk lain. Karena Dia lebih tahu yang terbaik buat kita dan apa yang kita harapkan belum tentu yang terbaik.
Hal ini pernah dialami oleh seorang pengusaha bijih plastik. Saat itu ia ingin sekali tendernya di suatu wilayah tembus. Sebagai ganti sogokan ke pemda setempat, ia memilih sedekah. Namun apa yang terjadi? Ia tak mendapatkan tender tersebut. Kecewa? Pasti! Dan itu wajar dialami manusia. Di tengah kekecewaan itu ia mampir di sebuah restoran untuk makan siang. Tanpa disangkanya salah seorang teman SMA-nya juga makan di sana dan ajaibnya mereka berusaha di bidang yang sama. Akhirnya terjalin kesepakatan di antara mereka untuk berbisnis dan si teman langsung meneken cek sebagai uang muka. Subhanallah bukan?
Jadi, apa anda masih meragukan faedah sedekah? Bukan hanya orang kaya yang wajib sedekah, yang merasa miskinpun harus sedekah kalau menjadi kaya. Yang mau sembuh dari penyakitnya, sedekah! Yang mau melunasi hutangnya, sedekah! Yang mau mendapatkan solusi dari masalahnya, sedekah! Karena sedekah bisa memancing rezeki. Jangan ragu dengan firman Allah.
Tapi anda harus sedekah dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Janganlah sekali-kali mengungkit pemberian anda, jika pihak yang telah anda sedekahkan suatu saat berbalik menyakiti anda.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu denga menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa y> ang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir itu.” (QS. 2:264)

Sedekah adalah formula dari Allah, karena sifatnya Rejeki tentu berlaku bagi umat manapun, didalam Islam hendaklah bersedekah sembari berharap kepada Allah, menuruti Perintah-Nya dan jalan sedekah ini untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan bukti keyakinan penuh terhadap jani-Nya

HAZAPlus - Habbatusaudah yg terkenal sebagai herbal yg dikatakan Rasul bisa menyembuhakan segala penyakit kecuali Maut dicampur dengan minyak zaitun yg berkhasiat sehingga HazaPlus Insya Allah menjadi herbal yg sangat bermanfaat utk kesehatan tubuh kita.Harganya...? dijual umum Rp.65.000,-Via FB dan Kasih discount deh sampe 20%Kalau Member e-miracle Dpt disc' 30%Beli 10 free ongkos kirim Jawa - BaliPesennya ke Inbox aja atau ke sms aja ke 0818.986.166 or 0812.109.2722

no image

Facebook Berguna Buat Menjalin Sillaturrahim



Sillaturrahim

digital sangat relevan dalam kondisi-kondisi tertentu. Handphone atau Facebook misalnya. Dalam kehidupan modern yang menuntut kita serba cepat, Handphone dan Facebook sangat cocok mewakili tuntutan kelas manusia modern untuk mendampingi kehidupan komunikasi mereka di zaman ini.

Namun, betapapun gagahnya modernitas itu, ia tidak bisa melumpuhkan nilai luhur silaturrahim konvensional yang selama ini mengakar kuat dalam praktik kehidupan kita. Ada yang tidak bisa dihadirkan oleh IT dalam

sillaturrahim

, yakni kehangatan, senyum, taraahum, tafaahum, secangkir teh dan jiwa ukhuwwah dalam jabat tangan atau peluk cium. Meskipun bercengkrama, layar Hanphoneatau Facebook tetap rigid, kaku dan mekanis.

Nyatanya, banyak Facebooker tetap saja mengejar pulang kampung atau mudik saat lebaran. Mengapa? Apakah tidak cukup mengucapkan selamat Idul Fitri di akun Facebooknya? Atau menguntai kata-kata mutiara yang panjang dan mempesona walaupun ujung-ujungnya minta maaf lewat SMS? Tidak, tidak cukup.

Karena baik Facebook maupun SMS, tidak nyata menghadirkan kehangatan, senyum, taraahum, tafaahum, secangkir teh dan jiwa ukhuwwah dalam jabat tangan atau peluk cium. Mereka mendapatkan semua itu melalui

sillaturrahim

konvensional dengan muwajjahah dengan orang tua, karib-kerabat, handai-tolan atau kawan karib di kampung halaman. Sesudahnya, barulah masing-masing bercerita di layar Facebook atau SMS dalam komunitas pertemanannya secara massal. Begitulah kecanggihan teknologi yang mekanis tidak selamanya bisa menghadirkan harapan manusiawi dalam satu waktu. Meskipun dalam waktu yang lain, kita semua amat “bergantung” pada kesaktian dan keunggulannya.

Anehnya, masih tersisa manusia dengan isi otak yang cerdas itu dan isi hati yang berperasaan itu, mengerdilkan martabatnya di bawah ketiak teknologi rekayasa mereka sendiri. Mereka secara tidak sengaja menjadi kelihatan lebih ‘tolol” dari sekadar HP atau Internet. Seolah-olah mereka begitu “beriman” kepada teknologi hampir sepadan dengan keimanannya kepada Allah dan Rasulullah.
Ah, jangan-jangan itu hanya ilusi dan soal yang terlalu didramatisasi belaka. Bukan. Ini adalah kenyataan meskipun kenyataan itu tidak merata dan hanya terjadi sebatas kasus yang tidak dapat dipukul rata begitu.

Dalam satu kesempatan berjama’ah, kali itu saya merasa kenikmatan berjum’at menjadi hilang. Saya sedikit terusik dengan ulah beberapa orang dari jamaah yang tidak mengindahkan khatib yang sedang berkhutbah. Ada di antara mereka yang asyik main game di HP, SMS-an bahkan mengangkat panggilan telpon saat jamaah lain khusyuk menyimak nasihat khatib. Bahkan yang amat “menyebalkan” saya, ada di antaranya yang masih menyumpal telinganya dengan headset yang terhubung dengan Blackberrynya.

Paling tidak, ada lima pelanggaran sekaligus yang mereka lakukan. Pertama, menjadikan teknologi hampir seperti ”tuhan” yang mereka sembah. Kedua, mengabaikan pesan pengurus masjid agar sebelum Jum’atan dimulai agar menonaktifkan berbagai alat komunikasi. Ketiga, mengganggu kekhusukan jamaah lain. Keempat, melecehkan kehadiran khatib dan keagungan hari Jum’at. Dankelima, melecehkan ucapan Rasulullah berikut :

أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

Abu Hurairah mengabarkan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu berkata kepada temanmu pada hari Jum'at 'diamlah', padahal Imam sedang memberikan khutbah maka sungguh kamu sudah berbuat sia-sia (tidak mendapat pahala)." (HR. Bukhari No. 882).

Belum lagi jika adzan telah berkumandang, sejujurnya masih ada di antara Muslim yang masih mamatut-matut di layar Facebook. Tapi hati-hati, bisa saja layar Facebooknya online, namun usernya sedang berdiri berjamaah di masjid. Bisa saja.
Teknologi atau Muslimnya sih yang salah?

Ada yang berargumen: ”Teknologinya yang salah, sebab kehadirnnya memancing orang dan membentuk mindset orang untuk berbuat salah. Kalau tidak dibuat HP-HP atau facebook itu, orang itu tidak akan mengabaikan segala tata tertib dan sarat rukun berjum’at. Makanya jangan terlalu ”beriman” kepada buatan orang kafir. Buatan orang kafir lebih banyak bahayanya dari pada manfaatnya.”
Ada lagi argumen yang lain: ”Bukan, bukan teknologinya yang salah, tapi orang Muslim itu yang tidak dewasa berhadapan dengan teknologi. Bagaimana pun, kehadiran teknologi hanya sebatas sarana. Ia hanya berfungsi bila dijalankan oleh manusia. Manusianya saja yang tidak mengerti aturan saat kapan dan di mana teknologi itu dimanfaatkan. Toh, HP itu tidak menuntut kalo dia dimatikan saat sedang Jum’atan.”

”Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: 'Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu.' Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: 'Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu; sesungguhnya aku dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya aku takut kepada Allah.' Dan Allah sangat keras siksa-Nya.” (terjemah QS. Al-Anfal [8] : 48).


HAZAPlus - Habbatusaudah yg terkenal sebagai herbal yg dikatakan Rasul bisa menyembuhakan segala penyakit kecuali Maut dicampur dengan minyak zaitun yg berkhasiat sehingga HazaPlus Insya Allah menjadi herbal yg sangat bermanfaat utk kesehatan tubuh kita.Harganya...? dijual umum Rp.65.000,-Via FB dan Kasih discount deh sampe 20%Kalau Member e-miracle Dpt disc' 30%Beli 10 free ongkos kirim Jawa - BaliPesennya ke Inbox aja atau ke sms aja ke 0818.986.166 or 0812.109.2722



Sumber : catatan Yusuf Mansur

Main Post

Quick Message
Press Esc to close